TIMIKA, PAPUA TENGAH — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika melanjutkan pembangunan Jalan Irigasi yang menghubungkan Jalan Petrosea dengan Jalan Hasanuddin di Kota Timika. Pekerjaan ini ditujukan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas pada salah satu jalur yang semakin ramai digunakan masyarakat.
Berdasarkan laporan Fajar Papua pada 23 Oktober 2026, Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menyampaikan bahwa pekerjaan lanjutan jalan tersebut sedang berlangsung.
Panjang jalan sekitar satu kilometer
Pembangunan mencakup ruas jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer. Pekerjaan pada tahun anggaran 2026 meliputi penimbunan dan pengerasan menggunakan aspal hotmix.
Anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp3 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun 2026.
PUPR Mimika menargetkan pekerjaan penimbunan dan pengaspalan dapat diselesaikan pada Desember 2026, dengan mempertimbangkan kondisi dan dinamika pekerjaan di lapangan.
Diharapkan mengurangi kepadatan lalu lintas
Pelebaran jalan diharapkan membantu mengurangi kepadatan kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari. Jalur tersebut juga dilalui pelajar karena terdapat SD Negeri 1 Timika dan SMA Negeri 6 Timika di sepanjang ruas jalan.
Selain pengerasan jalan, pembangunan talud atau dinding penahan tanah, drainase, dan jalur trotoar menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam pengembangan infrastruktur kawasan tersebut.
Menurut laporan yang sama, pembangunan talud dan drainase belum termasuk dalam pekerjaan tahun ini.
Dukungan masyarakat diperlukan
PUPR Mimika juga berkoordinasi dengan pemerintah distrik dan kelurahan setempat untuk mendukung proses pembangunan. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar pekerjaan dapat berjalan lancar dan manfaatnya dirasakan secara luas.
Peningkatan infrastruktur jalan diharapkan dapat mendukung mobilitas warga, akses menuju sekolah, serta aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Timika.




