MIMIKA, PAPUA TENGAH — Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesian Fire Rescue Competition (IFRC) ke-8 yang berlangsung pada 23–31 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi tim penyelamat dari berbagai sektor untuk menguji kemampuan, kesiapsiagaan, dan keterampilan dalam menghadapi situasi darurat.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Freeport Indonesia tersebut mempertemukan personel tanggap darurat dari sektor pertambangan dan energi. Berbagai keterampilan penyelamatan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini, terutama kemampuan menghadapi insiden yang berpotensi membahayakan keselamatan manusia.
Pelaksanaan IFRC di Mimika juga menjadi perhatian bagi pengembangan budaya keselamatan kerja di wilayah Papua Tengah. Melalui kegiatan semacam ini, kemampuan personel dalam merespons keadaan darurat diharapkan terus meningkat.
Edukasi keselamatan bagi pelajar
Selain kompetisi, rangkaian kegiatan IFRC 2026 juga mencakup program Safety Goes to School. Program tersebut direncanakan melibatkan sekitar 1.000 pelajar dari 10 sekolah untuk memberikan edukasi mengenai keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat.
Edukasi keselamatan sejak usia sekolah dinilai penting agar generasi muda memahami langkah-langkah dasar dalam menghadapi situasi berbahaya serta mengetahui kapan dan bagaimana meminta bantuan.
Mendorong kesiapsiagaan di Papua Tengah
Penyelenggaraan kompetisi ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan personel penyelamat sekaligus meningkatkan perhatian masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di lingkungan kerja dan kehidupan sehari-hari.
Bagi Mimika, kegiatan berskala nasional tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan daerah sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan profesional yang berkaitan dengan keselamatan dan tanggap darurat.


